Tindakan tersebut dianggap Iran sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kesepakatan gencatan senjata dan menjadi penghalang bagi perundingan antara kedua negara.

Sebelumnya, di media sosial X, Ketua Parlemen sekaligus kepala perunding Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, menunjukkan bahwa gencatan senjata hanya bermakna jika AS tidak lagi melanggar komitmennya, yaitu mengakhiri blokade terhadap berbagai pelabuhan Iran.

Dalam perkembangan signifikan lainnya, pada Rabu malam (22 April), media regional memberitakan bahwa gugus tempur kapal induk USS George H.W. Bush (CVN-77) milik AS telah memasuki perairan Laut Arab pada hari yang sama. Dengan demikian, saat ini, AS sedang mengerahkan tiga kelompok tempur kapal induk di Timur Tengah, termasuk USS George H.W. Bush, USS Abraham Lincoln, dan USS Gerald R. Ford.