Kesepakatan ini telah membantu Iran dihapuskan sanksi-sanksi digantinya negara ini harus mengurangi pengayaran nuklir di taraf tidak bisa menciptakan senjata nuklir. Tapi, AS secara sepihak menarik diri dari kesepakatan tersebut pada tahun 2018 di bawah pimpinan Presiden Donald Trump dan mengenakan kembali sanksi-sanksi ekonomi yang serius sehingga membuat Iran mulai menghentikan pelaksanaan komitmen-komitmennya.

Menurut Menlu Iran, sekarang, semua pihak sedang membahas satu naskah yang isinya disetujui dengan taraf 95 persen. Dia menekankan: AS belum menjamin agar Iran bisa mendapatkan sepenuhnya kepentingan ekonomi dari JCPOA dan Iran akan meneruskan perundingan-perundingan tak langsung dengan AS melalui Uni Eropa.