(VOVworld) – Kelompok teroris yang menamakan diri sebagai “Negara Islam” (IS) menyatakan sedang menahan seorang Norwegia dan seorang Tiongkok, bersamaan itu menuntut uang tebusan untuk melepaskan dua sandera ini. Website Dabiq dari IS dalam bahasa Inggris, pada Rabu (9 September) memuat foto dua orang pria ini dalam pakaian penjara yang berwana kuning.