Kanal berita Israel i24NEWS melaporkan bahwa sebanyak 22.000 polisi telah dikerahkan untuk mengamankan pemilu, meningkat sekitar 5.000 personel dibandingkan dengan pemilu tahun 2022.

Hasil jajak pendapat terbaru menunjukkan bahwa koalisi sayap kanan pimpinan Perdana Menteri Netanyahu diperkirakan hanya mampu memperoleh sekitar 50 kursi. Sementara itu, koalisi oposisi yang dipimpin mantan komandan militer Israel, Gadi Eisenkot diperkirakan dapat meraih 53 kursi.

Skenario yang hampir pasti terjadi adalah salah satu dari kedua koalisi tersebut harus berkoalisi dengan setidaknya satu partai atau koalisi lainnya untuk memenuhi syarat membentuk pemerintahan.

Menurut rencana, hasil penghitungan suara akan diumumkan delapan hari setelah pemilu.