Oleh karena itu, sebagian besar pekerja Palestina yang memiliki izin tidak akan diizinkan memasuki daerah pemukiman Israel di Tepi Barat untuk bekerja pada tanggal 25 dan 26 Oktober. Koridor-koridor perbatasan ke Israel akan ditutup hingga usainya pemilu. Pasukan Israel mengatakan bahwa mereka telah melakukan operasi di lebih dari 400 lokasi dan menangkap 40 warga Palestina yang dituduh memiliki hubungan dengan Hamas atau gerakan Jihad Islam Palestina.

Langkah ini dilakukan seiring Israel memperkuat kampanye militernya di kota Hebron setelah penembakan yang menewaskan dua serdadu Israel dan melukai tiga lainnya pada 23 Oktober. Operasi di Hebron telah memaksa ratusan keluarga Palestina untuk meninggalkan rumah mereka. Sekitar 2.500 orang telah dievakuasi dari daerah al-Jilda dan Ain Deir Baha selama tiga hari terakhir. Selain itu, Pasukan Israel juga menghancurkan beberapa bangunan dan menangkap 20 orang di daerah Hebron.

Sementara itu, Israel terus melanjutkan serangannya dengan melakukan penggerebekan di Universitas Islam di dalam Kota Gaza dan kota Khan Younis di Gaza selatan, sehingga menewaskan sedikitnya 7 orang dan melukai hampir 20 orang lainnya.