Ini merupakan pengumuman yang dikeluarkan pada Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu pada Minggu (28/7). Sistem ini telah menyelesaikan serentetan ujian untuk mencegah bermacam jenis rudal balistik di luar atmosfer bumi. Kementerian Pertahanan Israel menunjukkan alasan mengadakan ụi coba di Alaska yang jauhnya ribuan km dari Israel untuk memeriksa kemampuan-kemampuan sistem pertahanan rudal baru guna menghadapi dengan sukses terhadap semua tantangan.