Perdana Menteri Benjamin Netanyahu (kiri) dan Menteri Benny Gantz (Foto: Aljazeera)

Pengumuman Menteri Benny Gantz menunjukkan bahwa kehidupan warga dan kegiatan badan-badan usaha di negara ini sedang mengalami banyak kesulitan sementara itu, Pemerintah Israel kekurangan anggaran keuangan. Oleh karena itu, Partai Hijau-Putih akan memberikan suara untuk membubarkan Parlemen. Namun, ia tetap membuka peluang untuk menghindari gerak-gerik ini kalau Perdana Menteri Benjamin Netanyahu setuju mengesahkan rancangan APBN untuk dua tahun seeperti biasa.

Pada pihaknya, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, pada Senin (30/11), menentang usulan untuk membubarkan Parlemen dan imbauan mengadakan pemilihan ke-4, bersamaan itu mendesak para mitra sekutu Partai Likud supaya mempertahankan pemerintah sekarang ini. Pemimpin Israel menganggap bahwa kubu oposisi sedang berupaya memojokkan Israel ke pemilihan yang tidak perlu dan Partai Likud mendukung kesatuan maka akan memberikan suara kontra terhadap usulan ini.