Dalam satu pemberitahuan, juru bicara Kementerian Pertahanan Israel memberitahukan bahwa koridor Erez telah dibuka kembali setelah beberapa basis di negara ini dirusak dalam demonstrasi tersebut. Pembukaan kembali koridor tersebut berlangsung hanya beberapa hari setelah situasi menjadi reda.

Sebelumnya, tentara Israel memberitahukan bahwa pada tanggal 4/9 lalu, telah terjadi satu huru-hara di daerah koridor Erez dengan dihadiri oleh ratusan orang Palestina. Oleh karena itu, Israel telah memutuskan menutup koridor ini sampai saat selesai mengatasi akibat yang ditimbulkan oleh para pengacau.