Mantan PM Italia, Matteo Renzi (Foto: Bloomberg/vietnamplus.vn)

Ketika berbicara di depan kalangan pers, dia berseru kepada PD supaya menjadi partai oposisi dan tidak melakukan persekutuan dengan partai berkuasa mana pun. Gerak-gerik tersebut dianggap sebagai perubahan yang menimbulkan masalah berat tentang nasib seorang politikus yang baru beberapa tahun ini dia pernah dipuji sebagai seorang reformis pembaharu ketika menjadi PM yang paling muda dalam sejarah Italia.

Sebelumnya, PD telah mengakui kekalahan dalam pemilu pada Minggu (04 Maret) lalu ketika hanya merebut 19% jumlah suara dukungan. Perundingan tentang pembentukan koalisi baru bisa dimulai setelah tanggal 23/3-saat ketika Parlemen baru mengadakan sidang pertama.