Dokter Vinayk Prasad, Penjabat Direktur Badan Pencegahan penyakit-penyakit tidak menular dari WHO telah menunjukkan dampak-dampak bersama yang ditimbulkan oleh rokok terhadap paru-paru orang-orang yang mengunakan rokok dan yang tidak merokok.

Untuk mengatasi situasi ini, WHO berseru supaya cepat melaksanakan Konvensi kerangka tentang mengontrol tembakau (WHO FCTC) – strategi yang mengarahkan langkah-langkah nyata tentang pelaksanaan pembatasan tembakau di semua sektor Pemerintah. Di samping itu, WHO juga menyarankan supaya jangan merasa terlambat untuk menghapuskan penggunaan tembakau karena fungsi paru-paru akan menjadi baik setelah dua pekan tidak merokok.