Dalam memberikan pendapat tentang berbagai RUU, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komite Sentral Partai Komunis Vietnam (KS PKV) sekaligus Presiden To Lam menekankan perlunya penjelasan sumber daya, kemampuan, basis dan mekanisme bantuan kejuruan, pembagian tugas harus menjadi syarat mutlak dalam pelaksanaannya. Hal yang paling penting adalah bahaya harus dideteksi sejak dini, krisis harus dicegah secara tepat waktu, kegiatan esensial harus dipertahankan dan warga harus dilindungi secara lebih baik.

Tentang RUU perlindungan Bangunan Penting yang terkait dengan keamanan nasional, Sekjen sekaligus Presiden To Lam menekankan: “Bangunan harus dijelaskan dengan memperjelas koordinator, tanggung jawab setiap daerah dan mekanisme komando. Keamanan Publik menjadi pasukan inti, sementara unit pengelola dan pengoperasian harus bertanggung jawab penuh atas keselamatan bangunan. Semua isu tersebut harus diperjelas guna menetapkan tanggung jawab pengelolaan serta menyediakan informasi lengkap agar masyarakat mengetahui dan dapat melaksakannya”.

Sementara itu, bagi RUU revisi dan penambahan beberapa pasal dalam UU Pengelolaan dan Penggunaan Senjata, Bahan Peledak serta Alat Aantu, serta UU Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran, Pemadaman Kebakaran dan Pertolongan, Sekjen sekaligus Presiden To Lam menyetujui haluan untuk mengurangi prosedur administrasi. Tetapi Beliau menekankan bahwa pengurangan tersebut harus diimbangi dengan peningkatan efisiensi mengontrol subyek dan proses sirkulasi

Sebelumnya, pada pagi hari yang sama, MN telah berdiskusi secara kelompok tentang RUU revisi dan penambahan beberapa pasal dalam UU Pengukuran.