Sisa-sisa pasukan IS berlari dari Suriah. (Foto:Vnexpres)

Jenderal Afelix Gedney menyatakan bahwa meski sekarang ini hanya tinggal hampir 1.000 anasir IS di Irak dan Suriah, setelah tentara dua negara, sekutu internasional dan pasukan-pasukan daerah memukul mundur mereka, tapi kalangan otoritas AS dan pasukan-pasukan koalisi anti terorisme internasional menegaskan bahwa IS tetap merupakan ancaman, mengkhawatirkan mereka bisa berintrik melancarkan pemberontakan-pemberontakan di kedua negara Timur Tengah ini dan terus melakukan serangan- serangan di negara-negara Barat.