Ilustrasi (Sumber: Kantor Berita Vietnam)

Ketika mencela peluncuran rudal tersebut sebagai melanggar secara jelas resolusi-resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangs (DK PBB), para pejabat pertahanan 3 negara ini menegaskan bahwa program pengembangan rudal dan nuklir yang dilakukan oleh Pyong Yang telah menjadi ancaman nyata dan serius terhadap kawasan Asia Timur Laut maupun terhadap AS. Para pejabat tersebut juga menyepakati bahwa 3 negara ini akan tidak menerima satu negara RDRK yang memilik senjata nuklir, bersamaan itu menyatakan bahwa semua fihak perlu memperkuat kerjasama pertahanan untuk menghadapi secara efektif ancaman-ancaman ini.

Pada hari itu, Kontor Berita “Yonhap” dari Republik Korea memberitakan bahwa AS sedang mempertimbangkan pengerahan 2 kapal induk ke semenanjung Korea setelah peluncuran rudal balistik interkontimental yang dilakukan oleh RDRK.