Ini merupakan perundingan dagang tingkat tinggi yang pertama antara dua pihak sejak bulan Juni 2016 dan dianggap sangat penting terhadap pemecahan bentrokan dagang antara dua negara. Dua pihak berencana membahas banyak masalah yang bersangkutan dengan sistem-sistem kontrol ekspor masing-masing negara, termasuk ketentuan tentang teknologi-teknologi sensitif.
Perundingan tersebut berlangsung menjelang konferensi tingkat tinggi yang telah direncanakan antara Presiden Republik Korea, Moon Jae-in dan Perdana Menteri Jepang, Abe Shinzo pada pekan depan di Tiongkok.
