![]() |
Ketika menyebut kemampuan mengadakan satu pertemuan puncak antara Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, Menlu Taro Kono mengatakan secara hati-hati bahwa menghindari tindakan yang tergesa-gesa terhadap gerak-gerik Pyong Yang. Dia menganggap bahwa RDRK mungkin bisa menyalah-gunakan undangan-undangan dialog dari negara-negara lain.

