Menurut juru bicara tersebut, Jepang akan menarahkan lagi dua pesawat terbang dalam waktu 12 bulan mendatang untuk memperkuat aktivitas patroli di sekitar kepulauan Sensaku. Gerak gerik tersebut berlangsung setelah Jepang menemukan satu kapal salam bertenaga nuklir Tiongkok di kawasan sengketa ini pada awal tahun ini.