Mantan PM Jepang, Koizumi (kiri) dan almarhum PM RDRK, Kim Jong IL (Foto: New Focus Internationa)

Menurut itu, Perdana Menteri (PM) Jepang, Shinzo Abe menginginkan agar pemimpin RDRK, Kim Jong-un memecahkan masalah warga negara Jepang yang dijulik oleh RDRK sebelumnya, serta masalah nuklir dan rudal Pyong Yang, mengatakan bahwa pelaksanaan Peryataan Jepang – RDRK yang ditandatangani pada tahun 2002 di Pyong Yang akan memberikan banyak kepentingan ekonomi kepada RDRK.

Keinginan Jepang dalam melakukan pertemuan puncak dengan RDRK diajukan pada latar belakang pertemuan puncak atar – Korea yang direncana akan berlangsung pada akhir bulan April mendatang dan pertemuan puncak Amerika Serikat – RDRK yang direncanakan berlangsung pada bulan Mei mendatang.