PM Shinzo Abe (kedua dari kiri) dalam rapat kabinet di Tokyo, 4/7 (Foto: Kyodo / VNA)

Pada latar belakang ketegangan dagang antara dua negara meningkat, pada 2/8 lalu, kabinet pimpinan Perdana Menteri (PM) Jepang, Shinzo Abe mengesahkan isi untuk menyingkirkan Republik Korea dari “Daftar Putih” para mitra dagang yang tepercaya. Menurut itu, kira-kira 1.000 jenis barang dagangan Jepang yang diekspor ke Republik Korea akan harus disampaikan kepada Pemerintah untuk mengesahkan setiap pesanan-nya. Gerak-gerik Jepang tersebut mungkin membuat ekspor barang dagangan ke Republik Korea tertunda dan berpengaruh serius terhadap bidang-bidang teknologi Republik Korea yang sudah banyak bergantung pada bahan dari Jepang.

Setelah itu, juga pada 2/8 itu, Deputi PM merangkap Menteri Keuangan Republik Korea, Hong Nam-ki menyatakan bahwa negara ini juga akan menyingkirkan Jepang dari “Daftar Putih” para mitra dagang yang tepercaya Republik Korea.