Panorama putaran perundingan untuk memulihkan JCPOA di Wina pada 29/11/2021 (Foto: Xinhua/VNA) |
Pernyataan tersebut dikeluarkan dalam konteks Iran pada 2 Desember mengumumkan telah menyampaikan kepada Inggris, Tiongkok, Perancis, Rusia, Jerman, dan Uni Eropa dua rancangan rekomendasi untuk memulihkan kesepakatan nuklir yang dikenal nama Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA). Rekomendasi-rekomendasi terkait 2 masalah yang menimbulkan problematik utama dalam kesepakatan tersebut, yaitu pencabutan sanksi-sanksi terharap Iran, dan komitmen-komitmen nuklir Iran. Rancangan pertama menunjukkan pandangan Iran terhadap pencabutan sanksi-sanksi terhadap negara ini, rancangan ke-2 tentang aktivitas-aktivitas nuklir Iran.
Pada 6 Desember, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh menganggap bahwa sudah sampai saatnya semua pihak peserta JCPOA harus memperjelas pendirian tentang pencabutan sanksi-sanksi terhadap Teheran. Ia juga membantah kemungkinan ada satu kesepakatan sementara alih-alih berupaya menyelamatkan kesepakatan JCPOA.

