Ilustrasi (Foto: VNA)

Amerika Serikat tetap menjadi negara yang terkena dampak paling parah, menyusul kemudia India dan Brasil. Selain itu, masih ada 5 negara yang mencatat jumlah kasus infeksi sebanyak lebih 2 juta (yaitu Rusia, Perancis, Inggris, Inggris, Turki, Italia), dan 9 negara yang mencatat jumlah kasus infeksi sebanyak lebih dari 1 juta (yaitu Spanyol, Jerrman, Argentina, Kolombia, Meksiko, Polandia, Iran, Ukraina, dan Peru). Saat ini, Perancis dan Swiss telah menemukan kasus-kasus pertama yang terinfeksi varian baru virus SARS-CoV-2 yang punya bahaya penularan lebih tinggi yang baru ditemukan di Inggris.

Sebelumnya, kepala Kantor Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) urusan kawasan Eropa, Hans Kluge mengatakan bahwa varian baru virus SARS-CoV-2 telah ditemukan di 8 negara Eropa, bersamaan itu merekomendasikan warga perlu memperkuat langkah-langkah bela diri.