Ilustrasi (Foto: Reuters)

Para korban yang tewas semuanya adalah penduduk sipil, di antaranya ada banyak wanita dan anak-anak. Pelaku serangan bom bunuh diri tersebut telah meledakkan bom ketika berbaur dengan kerumuman yang sedang mendaftarkan pemilihan.

Presiden Ashraf Ghani dalam pernyataan-nya telah mengutuk keras serangan yang dianggap paling berdarah-darah pada saat-saat menyiapkan pemilihan, bersamaan itu menegaskan bahwa serangan tersebut tidak menimbulkan akibat terhadap proses demokrasi di negara ini.