(VOVworld) – Pernyataan-pernyataan bertubi-tubi dari Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat (AS) yang tidak menguntungkan capres dari Partai Demokrat, Hillary Clinton tapi tidak banyak kemungkinan mengancam hasil pilpres AS pada 8/11 yang diprakirakan menjadi kemenangan dari mantan Menteri Luar Negeri AS, tapi akan memberikan ketidak-untungan pasca pemilihan terhadap pemerintah pimpinan Partai Demokrat.

Beberapa hari setelah menyatakan akan melakukan investigasi terhadap email-email dari Hillary Clinton, Selasa (1/11), FBI dengan mendadak membocorkan dokumen-dokumen yang bersangkutan dengan mantan Presiden Bill Clinton yang membeirkan remisi kepada wirausaha Marc Rich. Marc Rich dituduh menghindari pajak di AS, hidup migran di Swiss dan telah meninggal di situ pada tahun 2013. Istrinya yang lama, ibu Denise Eisenberg adalah donor utama kepada Partai Demokrat.
