Pelabuhan Berdyansk di Laut Azov (Foto: AFP/VNA)

Pakar tersebut juga memberitahukan bahwa keputusan Kiev akan menghapuskan dasar hukum bagi permufakatan bilateral sekarang ini tentang kebebasan maritim di Laut Azov dan Selat Kerch yang pada pokoknya pernah berdasarkan pada Traktat tersebut. Dia menyimpulkan bahwa “Dengan arah perkembangan ini, Ukraina telah dengan sendirinya membantalkan kebebasan maritim-nya di kawasan ini”.

Komentar ini dikeluarkan setelah Presiden Ukraina, Petro Poroshenko, pada Senin (10 Desember), menandatangani pemberlakuan Undang-Undang agar Ukraina akan tidak meneruskan traktat yang akan habis efektivitas-nya dari tanggal 1/4/2019.