Demikian data Kantor Badan Pengarah Nasional urusan pencarian, pengumpulan dan identifikasi tulang belulang martir.
Kementerian Pertahanan (Kemhan) terus menyediakan kegiatan 24 tim pencari dan pengumpul ( yang terbesar di beberapa wilayah, terdiri atas lima tim di dalam negeri, delapan tim di Laos dan sebelas tim di Kamboja). Sekain itu , Kemhan terus melakukan peninjauan dan merekomendasikan pembentukan secara sementara tim pencari tambahan, menjamin biaya, peralatan untuk tugas pencarian, pengumpulan dan identifikasi tulang belulang martir.
Sementara itu, menurut data dari Kementerian Keamanan Publik, kementerian tersebut telah menyelesaikan Rencana berjudul : “Waktu puncak penerimaan sampel DNA sanak keluarga martir yang belum teridentifikasi” yang direncanakan akan dilaksanakan secara serempak di seluruh negeri mulai dari 20 Juni tahun 2026 hingga 20 Juli tahun 2027 dengan target mengumpulkan 250.000 sampel DNA dari pihak keluarga martir.
