Menteri Perdagangan Internasional Kanada, Francois- Filipine, Champagne (Foto: AFP/ VNA)

Ketika berbicara di depan Parlemen ini, Menteri Champagne menekankan bahwa CPTPP merupakan Perjanjian perdagangan yang paling penting bagi Kanada setelah Perjanjian Dagang Bebas Amerika Utara (NAFTA). Bersama dengan NAFTA dan Perjanjian Ekonomi dan Perdagangan yang Komprehensif dengan Uni Eropa (CETA), CPTPP akan membuat Kanada menjadi negara satu-satunya Kelompok 7 Industri Maju (G7) yang mempunyai permufakatan-permufakatan dagang bebas di seluruh Benua Amerika, Eropa dan Asia.

CPTPP telah ditandatangani oleh wakil dari 11 negara yaitu Australia, Brunei, Kanada, Cile, Jepang, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Peru, Singapura dan Vietnam, pada 8/3 lalu, di Santiago (Cile) dan berlaku selama 60 hari setelah diratifikasi oleh sedikit-nya 6 negara anggota. Perjanjian ini akan menciptakan supaya salah satu diantara blok dagang bebas yang paling besar di dunia dengan pasar kira-kira 500 juta orang dan GDP mencapai kira-kira 13.5 trilium USD, menduduki 13,5% GDP di seluruh dunia.