Ketika menjawab wawancara Asosiasi Koran-Koran Amerika Latin (GDA) menjelang lawatan ini, Kanselir Olaf Scholz menunjukkan, Jerman ingin memperjuat kerja sama dengan kawasan Amerika Latin dan Karibia di bidang-bidang energi terbarukan, teknologi hidro hijau, dan perdagangan yang bertanggung jawab terhadap bahan mentah.

Dalam lawatan ini, Brasil menjadi tempat persinggahan yang menyerap terbanyak perhatian dari opini umum. Sebabnya ialah Kanselir Scholz akan menjadi pemimpin Barat pertama yang menemui Presiden Brasil, Lula da Silva sejak politikus yang mengikuti garis politik sayap kiri ini dilantik pada hari pertama tahun 2023. Seiring dengan perdagangan, masalah lingkungan juga menjadi satu topi utama dalam pembicaraan-pembicaraan di Brasil.