
Kanselir Jerman, Angela Merkel mengakui pernah ada kesalahan dalam kebijakan migran
(Foto: Reuters/Kantor Berita Vietnam)
Bersangkutan dengan serangan-serangan teror pada waktu lalu di Jerman dan Eropa, Kanselir Angela Merkel mengakui kesan tidak tenteram dan kekhawatiran di kalangan rakyat ketika para pengungsi yang datang ke Eropa tidak hanya orang-orang yang jujur, hal yang mengajukan tantangan lebih besar terhadap masalah integrasi. Namun, Kanselir Jerman menolak hubungan langsung antara para pengungsi dengan terorisme. Dia juga menjamin agar Jerman akan tetap Jerman dan tidak punya perubahan besar setelah ada ratusan ribu pengungsi. Kanselir Angela Merkel juga mengimbau kepada rakyat Jerman dan Eropa supaya perlu konsisten dan menerima lagi kabijakan-kebijakan yang sedang diterapkan untuk memecahkan krisis migran di Eropa, bersamaan itu berpendapat bahwa Uni Eropa perlu memperhebat kerjasama dan bantuan perkembangan dengan negara-negara Eropa, Turki dan negara-negara lain di kawasan.
