Kemhan Jepang mengeluarkan pernyataan yang menunjukkan bahwa kapal tersebut telah memasuk wilayah di sekitar pulau Taisho yang termasuk kepulauan tersebut pada pukul 4.30 pagi hari itu menurut waktu lokal dan meninggalkan tempat itu setelah satu jam. Jepang telah menghubungi dengan Tiongkok melalui saluran diplomatik untuk memperingatkan tindakan seperti itu bisa secara sefihak menimbulkan ketegangan.