Anak-anak di Lilongwe, Malawi. Foto dokumenter: AFP/VNA |
Lokakarya ini fokus membahas hubungan antara keadilan sosial dan penghapusan pekerja anak-anak serta langkah-langkah untuk mendorong keadilan sosial.
Laman Theworldcounts.com memprakirakan, dengan laju seperti sekarang ini, ada bahaya hingga tahun 2025 akan ada 121 juta pekerja anak-anak di seluruh dunia. Sementara itu, hanya dua tahun lagi bagi dunia untuk mencapai Target Nomor 8 dalam Target-Target Pembangunan yang Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa, yaitu menghapuskan segala bentuk pekerja anak-anak pada tahun 2025. Oleh karena itu, Direktur Jenderal ILO, Gilbert Houngbo, mengimbau semua negara, pemerintah, dan organisasi internasional untuk memperhebat perang melawan pekerja anak-anak dengan cara membantu keadilan sosial secara lebih besar.

