PM Le Minh Hung beserta delegasi tingkat tinggi dalam waktu singkat telah melaksanakan rangkaian kegiatan hubungan luar negeri yang padat, efektif dan substansial. Demikian ditegaskan Menteri Luar Negeri (Menlu) Le Hoai Trung saat mengungkapkan hasil kunjungan kerja PM Le Minh Hung dari 12 hingga 13 September ini.
Menurut Menlu Le Hoai Trung, partisipasi Vietnam pada KTT BRICS yang ke-18, secara khusus pidato PM Le Minh Hung mendapat apresiasi dari negara-negara anggota dan negara tuan rumah. PM Le Minh Hung menekankan pesan Vietnam yaitu mendukung dan berharap agar BRICS berkoordinasi erat dengan berbagai mekanisme multilateral di kawasan, antarkawasan dan di dunia guna berkontribusi pada perdamaian, stabilitas, kerja sama dan memberikan peluang pembangunan yang setara dan berkesinambungan untuk semua negara.
Menlu Le Hoai Trung menekankan bahwa tahun 2026 memperingati Ulang Tahun ke-20 terbentuknya BRICS. Oleh karena itu, partisipasi Vietnam pada KTT ini tidak hanya memperkuat partisipasi dan sumbangan Vietnam pada BRICS sebagai negara mitra, melainkan juga mendorong hubungan dengan negara-negara anggota dan mitra BRICS yang lain. Melalui pembahasan kepercayaan dalam kerangka BRICS, Vietnam memperkokoh pemahaman dan saling percaya satu sama lain sekaligus memanfaatkan berbagai potensi kerja sama baru dan praktis untuk berkontribusi pada pembangunan tanah air pada waktu mendatang.
Menlu Le Hoai Trung memberitahukan bahwa untuk mengkonkretkan semua hasil kunjungan kerja pada waktu mendatang, Vietnam akan aktif berkoordinasi dengan negara-negara anggota dan mitra untuk terus berpartisipasi dan berkontribusi pada pilar kerja sama yang sesuai dengan kemampuan, perhatian dan kepentingan Vietnam serta negara-negara berkembang. Bagi program kerja sama bilateral, terutama dengan India, kedua belah pihak akan terus melaksanakan berbagai program dan rencana konkret di setiap tingkat, instansi dan daerah untuk mewujudkan berbagai komitmen dan kesepakatan menjadi proyek dan hasil konkret yang memberikan efisiensi ekonomi substansial.
Partisipasi PM Le Minh Hung pada KTT BRICS kali ini juga mendapat perhatian kalangan politikus dan opini umum India. Berbagai pendapat berfokus pada makna bilateral dari pertemuan, serta menempatkan partisipasi Vietnam ke dalam keseluruhan proses memperluas dan meningkatkan peran BRICS. Menilai sumbangan Vietnam pada BRICS, Profesor Faisal Ahmed dari Sekolah Pengelolaan Fore, Universitas Delhi (India) menekankan:
“Garis politik luar negeri yang independen dan semangat mandiri strategis yang dijalankan Vietnam membantu mpeningkatkan posisi Vietnam sebagai faktor potensial dalam blok negara-negara belahan Selatan. Kedua adalah jaringan produksi global. Potensi besar Vietnam dalam memperluas dan membentuk berbagai jaringan produksi global dan koneksi dengan negara-negara ASEAN sangat penting”.
