(VOVworld) - Kelompok catur-tunggal demi Perdamaian Timur Tengah yang meliputi Rusia, Amerika Serikat, Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Uni Eropa) mengumumkan akan mengadakan kembali upaya meyakinkan Israel dan Palestina memulihkan lagi perundingan damai dengan bantuan dari negara-negara Arab.



Presiden Palestina Mahmoud Abbas (tengah) memimpin sidang kabinet
di kota Ramallah, di Tepian Barat
(Foto: Xinhua/Kantor Berita Vietnam)

Setelah pertemuan dengan Kelompok catur-tunggal demi perdamaian di Markas Besar PBB pada Rabu (30 September), wakil senior Uni Eropa urusan kebijakan keamanan dan hubungan luar negeri, Ibu Federica Mogherini memberitahukan: Kelompok ini telah memutuskan akan memulihkan kembali aktivitas koordinasi dengan langkah-langkah kongkrit, pada latar belakang proses perdamaian Timur Tengah sedang stagnan. Kelompok tersebut menegaskan: Tidak bisa mempertahankan situasi sekarang dalam proses perdamaian Timur Tengah, bersamaan itu menekankan makna penting dari pengesahan kebijakan dan aktivitas kongkrit dari Israel dan Palestina yang menunjukkan jelas komitemen kedua pihak dalam menjalankan solusi dua Negara untuk menegakkan kepercayaan dan menghindari terjadinya lagi eskalasi bentrokan.