
Panorama Kuil Yasukuni
(Foto: EPA)
Republik Korea telah menyatakan kekhawatiran yang mendalam dan kekecewaan tentang gerak-gerik tersebut dari kelompok legislator Jepang. Kementerian Luar Negeri Republik Korea, dalam pernyataannya, pada hari yang sama, telah menunjukkan: Pemerintah Republik Korea berseru kepada para politisi Jepang supaya melihat secara tepat masalah sejarah dan berfikir secara serius dengan aktivitas-aktivitas nyata untuk merebut kepercayaan dari semua negara tetangga dan komunitas internasional dan berkiblat ke masa depan.
Sebelumnya, Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, pada Senin (17 Oktober), telah mengirim benda-benda pemujaan kepada Kuil Yasukuni. Kementerian Luar Negeri Tiongkok telah mengecam pimpinan Jepang, bersamaan itu mendesak Jepang meninjau kembali sejarah untuk merebut kepercayaan dari negara-negara Asia dan komunitas internasional.
Kuil Yasukuni adalah tempat untuk memuja kira-kira 2,5 juta orang Jepang yang telah tewas dalam Perang Dunia II, diantaranya ada kriminalitas perang Fasis Jepang.
