Ketika dinterviu oleh wartawan Kantor Berita Viet Nam, Pakar sosiologi Perancis, Said Souamama mengatakan bahwa rakyat Perancis belum pernah mendukung peperangan ini. Gerakan anti perang di Viet Nam sangat bergelora. Ratusan serdadu telah melakukan desersi dan masuk ke tentara Viet Nam, para buruh pelabuhan dan kereta api menolak membongkar dan menunggahy peralatan militer ke Viet Nam. Demonstrasi-demonstrasi anti-perang berbentrokan dengan polisi telah terjadi. Menurut hemat Said Bouamama, Dien Bien Phu punya makna besar, satu kekalahan dari kolonialisme, racisme dan Negara Perancis; satu kemenangan dari bangsa-bangsa Viet Nam dan Perancis. Dia menonjolkan pelajaran zaman dari sejarah ini itu merupakan hal yang perlu dari satu gerakan anti-perang menentang bentuk neo-kolonialisme sedang tersebar-luas dewasa ini.