Vaksin COVID-19 Nano Covax. Foto: thethaovanhoa.vn |
Para ilmuwan mengevaluasi bahwa setelah melalui rangkaian uji coba, antibodi pengguna vaksin Nanocovax lebih 2 kali lipat dibandingkan dengan kelompok yang sembuh atau setara dengan efek perlindungan 90% dalam mencegah COVID-19 dengan gejala. Setelah 3 bulan vaksinasi, kadar antibodi spesifik sukarelawan yang disuntik Nanocovax masih lebih tinggi daripada kelompok yang sembuh. Dengan hasil di atas, Nanogen terus meminta pertimbangan Kementerian Kesehatan dan Dewan Etik untuk mempertimbangkan dan memberikan perizinan darurat. Institut Kebersihan dan Epidemiologi Pusat juga sedang mengevaluasi varian Delta (India), yang pada awalnya mampu dinetralkan oleh vaksin Nanocovax. Saat ini vaksin Nanocovax sedang menyelesaikan dosis kedua untuk 12.000 sukarelawan yang berpartisipasi dalam uji klinis tahap 3b, yang direncanakan selesai sebelum 15 Agustus.

