Markas Bank Negara Viet Nam (Foto: Tran Viet/VNA) |
Sebelumnya, pada 16 Desember 2020, Kementerian Keuangan AS memberlakukan laporan tentang “Kebijakan ekonomi makro dan devisa dari para mitra dagang besar dari AS”, dengan demikian untuk pertama kalinya memasukkan Viet Nam dan Swiss ke dalam daftar manipulasi moneter. Kementerian Keuangan AS mengeluarkan keputusan tersebut berdasarkan 3 kriterium yaknik surplus perdagangan bilateral dengan AS sedikitnya 20 miliar USD, surplus neraca transaksi berjalan sama dengan sedikitnya 2 persen GDP, intervensi sepihak dan berjangka panjang di pasar valuta asing.
Dalam menghadapi tindakan AS tersebut, Kementerian Luar Negeri Viet Na menegaskan bahwa Viet Nam mempertahankan dialog dan konsultasi dengan semangat yang konstruktif dengan AS untuk menangani problematik dalam hubungan ekonomi dan perdagangan bilateral sesuai arah yang berkelanjutan dan keharmonisan kepentingan bagi kedua pihak.

