
Menhan AS, Ashton Carter
(Foto: anninhthudo.vn)
Dalam satu perkembangan yang bersangkutan lain, Pemerintah Federasi Jerman, pada hari yang sama, telah mengesahkan rencana menggelarkan kira-kira 1200 serdadu bersama dengan pesawat-pesawat pengintai Tornado untuk ikut serta pada pasukan koalisi anti IS di Suriah dan Irak. Ketika berbicara di depan kalangan pers, Kanselir Jerman, Angela Merkel menegaskan: Dari 9/2014, Berlin telah merupakan satu bagian dalam pasukan koalisi anti IS, meski sampai sekarang negara ini baru ikut dalam melatih pasukan orang Peshmerga di Irak Utara dan memasok senjata untuk melawan IS. Menurut hemat dia, Jerman ingin memperluas aktivitas melawan IS di Suriah dengan cara membantu pengintaian, memakso peralatan penjaga dan logistik.
Juga pada hari yang sama, Pemerintah Suriah dan pasukan-pasukan oposisi telah mencapai permufakatan yang menurut itu para milisi oposisi akan menarik diri dari keluarga daerah terakhir yang dikontrol oleh pasukan-pasukan ini di kota Homs, provinsi Homs. Menurut permufakatann ini, dalam waktu dua bulan mendatang, kota Homs direncanakan akan sepenuhnya dikontrol oleh Pemerintah Suriah.
