Pada pertemuan tersebut, Menlu Le Hoai Trung menegaskan kembali tekad Vietnam bersama AS untuk segera mengakhiri negosiasi Perjanjian Perdagangan Timbal Balik yang setara dan seimbang. Menlu Le Hoai Trung percaya bahwa perjanjian tersebut akan menjadi kekuatan pendorong dan fondasi utama kepada kedua negara untuk memasuki periode kerja sama baru yang efektif dan lebih stabil. Ia juga menekankan bahwa Vietnam selalu menghargai dan memfasilitasi para pelaku usaha AS untuk beraktivitas, serta berinvestasi jangka panjang dan berkualitas tinggi di Vietnam.

Menlu AS, Marco Rubio menegaskan bahwa kerja sama ekonomi-perdagangan terus menjadi fondasi penting dalam hubungan bilateral. Ia menyatakan bahwa kedua belah pihak perlu mempertahankan komunikasi yang erat dan berharap agar Vietnam dan AS segera mencapai kesepakatan perdagangan yang berkualitas tinggi, bersifat timbal balik, setara dan seimbang. Hal ini diharapkan dapat menciptakan peluang ekonomi, lapangan kerja dan kepentingan bagi kedua negara.

Kedua belah pihak sepakat untuk terus bekerja sama mengatasi dampak perang, serta menangani polusi dioksin, pembersihan bom dan ranjau. Di samping itu, mendukung kaum difabel, pencarian tentara AS yang hilang dalam peperangan serta pencarian, pengumpulan, dan identifikasi kerangka martir Vietnam.