Pertemuan tersebut berlangsung sehubungan dengan kehadiran PM pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) peringatan HUT ke-35 penggalangan hubungan diplomatik ASEAN-Rusia.
PM Le Minh Hung menekankan bahwa kerja sama energi dengan Rusia menjadi prioritas bagi Vietnam. Ia mendukung Zarubezhneft untuk terus meneliti dan memperluas kegiatan kerja sama serta menandatangani berbagai kontrak permigasan baru dengan blok terbuka di landasan kontinen Vietnam. Hal tersebut didasarkan pada prinsip memastikan efisiensi investasi, harmonisái kepentingan antara para pihak, kepatuhan terhadap ketentuan hukum Vietnam serta kemungkinan penguatan kerja sama di negara ketiga. PM Le Minh Hung meminta Zarubezhneft memperkuat kegiatan Patungan Rusvietpetro di Rusia, di antaranya memperluas area eksploitasi dan mengakuisisi ladang minyak dan gas baru serta blok potensial yang dekat area Nenetsky.
Sebelumnya pada 17 Juni, ketika menerima Direktur Jenderal Grup Energi Atom Nasional (Rosatom) Alexey Likhachev, PM Le Minh Hung menyatakan bahwa kerja sama dengan Rusia dan pelaksanaan Proyek Pabrik Tenaga Nuklir Ninh Thuan I menjadi prioritas utama Vietnam. PM Le Minh Hung meminta Rosatom dan Rusia memperkuat kerja sama pendidikan sumber daya manusia, memperkuat lokalisasi peralatan, mengoptimalkan biaya investasi, berkoordinasi erat, dalam menangani berbagai masalah secara tepat dalam pelaksanaan berbagai proyek.
