Pengganlian tulang belulang para martir - Ilustrasi. Foto: VNA |
Ketika berbicara pada upacara tersebut, Profesor, Doktor Chu Hoang Ha, Wakil Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vietnam mengatakan, Pusat Penilaian DNA dari Akademi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vietnam ditetapkan oleh badan-badan fungsional Vietnam sebagai unit simpul dalam menggelar kegiatan-kegiatan kerja sama internasional di bidang identifikasi tulang belulang dalam perang. Rencana pelaksanaan yang ditandatangani antara Akademi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vietnam dan Komite Internasional urusan Orang Hilang (ICMP).
Rencana tersebut meletakkan fondasi bagi penerapan teknologi mengurai urutan gen DNA generasi baru untuk mengidentifikasi orang hilang dalam perang dalam skala besar. Melalui rencana pelaksanaan tersebut, ICMP berharap dapat berkontribusi untuk membantu badan-badan yang bersangkutan Vietnam dalam mencari orang-orang yang hilang dalam perang.

