Banyak kelompok demonstran spontan, mayoritas di antaranya adalah pemuda, telah berkumpul di depan kantor polisi Nanterre, kemudian menghancurkan papan reklame dan stasiun bis, membakar mobil, tong sampah, dan bahan bangunan, menyebabkan kebakaran-kebakaran besar. Beberapa demonstran telah bentrok dengan pasukan polisi. Kementerian Dalam Negeri Prancis telah mengerahkan lebih dari 1.200 polisi dan menggunakan gas air mata untuk menindas dan menahan sedikitnya 24 orang.

Pada hari yang sama, situasi instabilitas telah menyebar ke banyak kawasan tetangga seperti Asnières, Colombes, Suresnes, Clichy-sous-Bois, sementara ketegangan juga meningkat di kota-kota besar lainnya, seperti Nantes, Lille, Lyon dan Toulouse.