Pada hari yang sama, Koran “The Nasional News” dari Uni Emirat Arab (UAS) memberitahukan bahwa pasukan Hamas telah menyepakati secara prinsipil usulan Mesir yang terkait dengan satu gencatan senjata di Jalur Gaza selama maksimal 30 hari dan membebaskan beberapa sandera Israel. Para pemimpin Hamas juga mengeluarkan satu daftar sandera yang direncanakan akan dibebaskan dalam rangka kesepakatan pertukaran sandera dengan Israel.

Terkait dengan situasi Timur Tengah, pada hari yang sama, para wakil Komite Pelaksana gencatan senjata antara Israel dan Gerakan Hezbollah yang meliputi 5 anggota yaitu Amerika Serikat, Prancis, Misi Pemeliharaan Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL), tentara Lebanon dan tentara Israel telah mengadakan sidang pertama di Naqoura, Lebanon Selatan. Sidang tersebut bertujuan mengoordinasikan upaya-upaya bantuan bagi gencatan senjata yang berlaku sejak tgl 27 November lalu antara Israel dan Gerakan Islam Hezbollah di Lebanon.