India telah mengumumkan dan mempertahankan pandangan bahwa negara ini berhak melaksanakan langkah-langkah selanjutnya untuk membalas “tindakan-tindakan Pemerintah Kanada yang mendukung ekstremisme, kekerasan, dan separatisme terhadap India”.
Ketegangan diplomatik antara India dan Kanada bertolak dari satu pernyataan Perdana Menteri (PM) Kanada, Justin Trudeau di Parlemen negara ini pada bulan September tahun lalu bahwa para agen India terkait dengan pembunuhan Hardeep Singh Njjar, seorang warga negara Kanada keturunan India dan adalah pemimpin Gerakan anti-separatisme Khakistan dari orang Sikh di Kanada pada bulan Juni tahun 2023. Sementara itu, tokoh ini dianggap India sebagai anasir teroris. India menamakan ini sebagai tuduhan “yang tak masuk akal dan bermotif”. Sejak itu, kedua negara pernah menyampaikan pernyataan-pernyataan dan tindakan-tindakan balasan satu sama lain.
