Sameh Shoukry mengatakan bahwa prihal membuat kesepakatan iklim pada konferensi COP27 di kota Sharm El-Sheikh, Mesir di bulan depan akan lebih sulit daripada perundingan sebelumnya, karena perekonomian global sedang terkena dampak ketegangan geopolitik yang terkait dengan krisis di Ukraina.
Menurut Sameh Shoukry, kesepakatan yang dicapai pada COP26 di Glasgow (Inggris) tahun lalu dikaburkan oleh peristiwa baru-baru ini. Namun, sebagai negara tuan rumah COP27, Mesir selalu mempertahankan harapan dan fokus, bersamaan itu berupaya memisahkan proses perundingan iklim dari beberapa masalah-masalah eksternal yang tidak terkait dengan perubahan iklim.
