Ia memberitahukan, menurut para peneliti, Afrika sedang harus menghadapi beberapa dampak yang paling serius akibat perubahan iklim, tetapi benua ini hanya mendapat sekitar 12% anggaran keuangan yang diperlukan untuk menghadapi bencana-bencana alam. Oleh karena itu, ia mengimbau perlunya perubahan dalam struktur bantuan keuangan global dalam era baru.
Hadir pada konferensi tersebut, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres mendesak komunitas internasional untuk membantu Afrika menjadi “adi kuasa tentang energi terbarukan”. Ia juga menganggap bahwa negara-negara Kelompok Dua Puluh (G20) perlu bertanggung jawab dalam perang menanggulangi perubahan iklim.
