Ketika berbicara di depan konferensi yang sedang berlangsung di Uni Emirat Arab itu, Sultan al-Jaber menekankan bahwa konferensi COP28 sedang mencapai kemajuan, tetapi “belum cukup cepat dan belum memenuhi tuntutan”.
Imbauan tersebut dikeluarkan al-Jaber dalam konteks pembahasan-pembahasan di COP28 “memanas” tentang masalah masa depan bahan bakar fosil. Sedikitnya 80 negara telah meminta satu kesepakatan tentang penghentian penggunaan bahan bakar fosil. Namun beberapa negara lain menentang pemasukan komitmen tentang penyingkiran bahan bakar fosil ke dalam kesepakatan di COP28.
Rekomendasi tentang penyingkiran berangsur-angsur atau penghapusan penggunaan bahan bakar fosil merupakan salah satu isi yang dimasukkan ke dalam rancangan pertama kesepakatan aksi penanggulangan perubahan iklim. Rancangan terbaru yang diumumkan pada tgl 8 Desember menunjukkan bahwa negara-negara sedang mempertimbangkan serentetan pilihan, dari menyepakati penyingkiran bahan bakar fosil berdasarkan tingkat sains terbaik yang sedang ada, penyingkiran berangsur-angsur bahan bakar fosil, hingga tidak mengungkapkan penggunaan bahan bakar fosil di masa depan.
