Dalam pidato arahannya pada kongres tersebut, Ketua Majelis Nasional (MN) Vietnam, Tran Thanh Man, menegaskan bahwa sepanjang sejarah bangsa, perempuan Vietnam telah membuktikan peran pentingnya di hampir semua bidang kehidupan sosial. Di berbagai forum internasional, para delegasi perempuan Vietnam selalu tampil percaya diri, proaktif, serta memberikan banyak inisiatif yang menegaskan komitmen kuat Vietnam terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa, khususnya di bidang kesetaraan gender.

Ketua MN Tran Thanh Man menekankan: “Negara sedang memasuki tahap pembangunan baru dengan tuntutan yang sangat tinggi di berbagai bidang. Hal ini mengharuskan perempuan tidak hanya menjadi peserta dalam proses pembangunan, tetapi juga benar-benar menjadi salah satu subyek utama yang membangun masa depan bangsa. Gabungan Asosiasi Perempuan Vietnam perlu melakukan pembaruan yang lebih kuat, bekerja secara lebih efektif dan praktis, serta mewujudkan Resolusi Kongres Nasional XIV Partai Komunis Vietnam dalam kehidupan sehari-hari. Asosiasi ini juga perlu memberikan perhatian khusus melalui berbagai solusi untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan digital, keterampilan profesional, kemampuan bahasa asing, serta kapasitas belajar sepanjang hayat bagi perempuan. Selain itu, terus memberikan perhatian khusus pada kelompok perempuan pedesaan, perempuan etnis minoritas, dan perempuan yang berada dalam kondisi rentan”.

Kongres tersebut memilih 111 anggota untuk Badan Eksekutif Pengurus Besar Gabungan Asosiasi Perempuan Vietnam angkatan XIV. Ibu Le Thi Thuy terpilih kembali sebagai Ketua Gabungan Asosiasi Perempuan Vietnam untuk masa jabatan 2026 – 2031.