Penangkapan itu terjadi dalam operasi militer yang dilakukan koalisi terhadap ISIS. Objek yang ditangkap dianggap sebagai orang yang berpengalaman dan pendukung ISIS dalam pembuatan bom. Pengumuman tersebut menambahkan bahwa tidak ada warga sipil apa pun tewas dalam operasi tersebut.
Sementara itu, menurut juru bicara kelompok pemberontak Tentara Nasional Suriah (SNA), koalisi militer yang dikepalai oleh AS melakukan serangan dengan helikopter di desa Al-Humaira, di sebelah selatan perbatasan antara negara ini dan Turki, dan ini untuk pertama kalinya operasi semacam itu dilakukan di daerah ini.
