Menururt informasi dari Badan Kejaksaan, terduga yang telah mengemudikan mobil bom tersebut bernama Jose Aldemar Rojas Rodriguez dituduh melaksanakan tindakan teror yang sangat kejam.
Pada hari itu juga, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), telah mengutuk keras serangan tersebut. Kantor PBB di Kolumbia menyatakan bahwa serangan ini merupakan kejahatan yang tidak bisa diterima, bertentangan upaya-upaya yang sedang dilaksanakan Pemerintah Kolumbia untuk menghentikan kekerasan dan membangun satu masa depan yang damai dan semakin sejahtera.
