Begitulah informasi yang diajukan setelah kunjungan kerja kali ke-2 yang dilakukan delegasi Inspektur dari Inspektorat Jenderal urusan Laut dan Perikanan Komisi Eropa (delegasi inspektur Komisi Eropa) di Vietnam dari 5-14 November untuk memeriksa situasi menggelarkan rekomendasi-rekomendasi yang diajukan oleh Komisi Eropa tentang eksploitasi ilegal, tidak dilaporkan dan tidak menurut ketentuan (IUU).
|
|
Laporan yang disampaikan di konferensi untuk memperkenalkan hasil-hasil temu kerja dengan delegasi inspektur Komisi Eropa tentang IUU pada Sabtu (28 Desember) di Kota Da Nang, memberitahukan: Pada tanggal 19 Desember ini, Komisi Eropa memberikan surat untuk mengumumkan pendapat terhadap isi-isi yang telah diperiksa di Vietnam. Menurut itu, delegasi inspektur Komisi Eropa mencatat komitmen, tekat politik dan upaya Vietnam yang sangat besar dalam memberantas eksploitasi IUU dan menggelarkan rekomendasi-rekomendasi dari Komisi Eropa. Delegasi inspektur Komisi Eropa menegaskan: Vietnam mencapai kemajuan-kemajuan terbanding dengan pemeriksan kali pertama pada bulan Mei tahun 2018 dan berjalan sesuai dengan arahnya. Vietnam telah melaksanakan Undang-Undang mengenai Perikanan dan naskah-naskah pelaksanaan undang-undang. Semua daerah di Vietnam telah mengalami perbaikan yang berarti dalam pekerjaan memantau, memeriksa dan mengawasi kapal penangkapan ikan terbanding dengan pemeriksaan kali pertama. Setelah pemeriksaan baru-baru ini, Komisi Eropa mengajukan rekomendasi-rekomendasi yang harus menggelarkan semua mekanisme yang diperlukan untuk menjamin pelaksanaan kerangka hukum baru secara efektif; memperkuat pengawasan dalam melaksanakan kerangka hukum, khususnya pekerjaan melaksanakan undang-undang dalam kenyataannya.

