Penganut Islam Iran Syiah dari Moqtada al-Sadr (Foto: Reuters)

Setelah mengklorifikasi semua surat gugatan mendesak, IHEC melihat bahwa pelanggaran amat serius seperti “pemalsuan” dan “manipulatif”, mempengaruhi hasil di tempat-tempat pemungutan suara tersebut.

Menurut hasil resmi yang diumumkan oleh IHEC, Persekutuan menuju ke reformasi Penganut Islam Iran Syiah dari Moqtada al-Sadr mendapat 54 kursi dalam Parlemen yang meliputi 329 kursi. Posisi kedua ialah Aliansi penaklukan (al-Fath) dari Bak Hadi al-Ameri, pemimpin pasukan semi militer Hashed al-Shaabi dari orang Syiah yang pernah memainkan peranan penting dalam perang anti terorisme di Irak, meraih 47 kursi. Aliansi Kemenangan meraih 42 kursi. Meskipun Persekutuan dari Moqtada al-Sadr menerima paling banyak kursi, tapi belum cukup mendapat manyoritas kursi untuk membentuk Pemerintah, oleh karena itu harus melakukan perundingan persekutuan dengan Partai-Partai lain untuk mendapat sedikit-nya 166 kursi dalam Parlemen.